Jumat, 13 Januari 2017

Kerja Keras, Totalitas.

     Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla menyatakan Indonesia saat ini masuk dalam kategori negara berpendapatan menengah yang berada di tengah (middle middle-income country). Saat ini, ujar JK, pendapatan Indonesia masih lebih rendah dibandingkan dengan China, India, Singapura,  dan beberapa negara maju lainnya di Asia. Menurut JK, Indonesia harus berusaha keras sehingga pada waktunya nanti Indonesia dapat pertumbuhan lebih baik. Semua itu, kata dia, dapat dicapai dengan usaha keras, termasuk dengan peran industri keuangan.
    Dari berita di atas, hendaklah kita semua warga Indonesia bekerja keras bersama, dan tidak hanya mengerahkan tenaga setengah-setengah, namun berusaha untuk lebih rajin dan efektif demi kemajuan bangsa. Kita juga harus berusaha untuk tidak tergantung kepada pemerintah, agar kita menjadi warga yang mandiri.
Sumber : kompas.com


Kamis, 12 Januari 2017

Jenis-Jenis Kekerasan

           Jenis kekerasan dibagi menjadi 2, antara lain kekerasan fisik dan psikis. Kekerasan fisik yaitu segala tindakan kekerasan yang menimbulkan luka, rasa sakit, atau cacat pada tubuh, contohnya antara lain, dipukul, dijewer, ditendang, ditabok, dan masih banyak lagi.  Kekerasan psikis yaitu tindakan yang menimbulkan korban merasa sakit hati, tertekan, ataupun menimbulkan rasa takut, contohnya antara lain dihina, dikata-katai kasar, diejek, direndahkan, dan lain-lain.
           Dari hal di atas, hendaklah kita menjaga setiap tindakan dan perkataan kita agar kita tidak melukai hati orang lain, baik secara sengaja ataupun tidak disengaja.

Sumber : Solo Pos

Minggu, 08 Januari 2017

Agus : Saya Membangun Tanpa Menggusur

  Calon Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono menyebut, membangun atau menata lingkungan di Jakarta bisa tanpa menggusur, hal itu bisa dilakukan dengan memperbaiki lingkungan. Agus paham soal aspek hukum, namun, warga seperti itu, harus diperhatikan, tanpa harus mereka tersisih atau termajinalkan.
 Pembangunan tanpa menggusur dengan perbaikan lingkungan, ide yang belum dapat saya bayangkan. Dan perbaikan sendiri yang berarti tidak ada sesuatu yang baru, yang diupayakan olehnya, dapatkah perbaikan tersebut selesai dalam jangka waktu pemerintahannya? kita lihat nanti, jika terpilih.

Sumber : Kompas.com

Serangan Jantung, Mantan Presiden Iran, Rafsanjani, Meninggal Dunia

 Mantan Presiden Iran, Akbar Hashemi Rafsanjani meninggal dunia di Teheran, Minggu (8/11//2017). Rafsanjani meninggal dunia pada usia 82 tahun. Sebelum kabar duka ini tersebar, kantor berita IRNA telah mengabarkan bahwa Rafsanjani dilarikan ke RS akibat serangan jantung, beberapa saat kemudian barulah muncul kepastian mengenai kondisinya yang telah meninggal dunia.
   Kematian tidaklah kita dapat hindari, ataupun dapat kita ketahui, yang dapat kita lakukan hanyalah membuat kematian menjadi indah, dengan melakukan hal-hal yang berarti dan berharga di saat kita hidup yaitu dengan mengusahakan pila hidup sehat, berelasi dengan baik dan erat dengan sesama, dan mengembangkan talenta kita. Dari semua yang berarti dan berharga semoga mantan Presiden Iran, Akbar Hashemi Rafsanjani tenang disisi Nya. Amen

Sumber : Kompas.com

Gelar " Flah Mob", Relawan Ahok-Djarot Berjejal di Mal Citos

                           
    Para pendukung pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat menggelar acara flashmob di mal Cilandak Town Square, Jakarta Selatan pada Minggu 8/1 2017. Acara tersebut sangat ramai, dan dalam acara tersebut terlihatlah sejumlah artis ibukota, diantaranya Roy Marten dan Edo Konologit, ada pula ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, Anton Medan, dan ada alumni dari sejumlah sekolah yang turut hadir. Sayang, pada saat itu, Ahok Djarot tidak terlihat, belum ada kabar apakah pasangan itu hadir atau tidak.
    Menjadi wakil rakyat adalah sesuatu yang sulit, perlu adanya tanggungjawab yang besar dan kesediaan untuk melayani rakyat selama 24 jam, baik dalam jam kerja ataupunlibur. Oleh karena itu, pemimpin haruslah dapat membagi waktunya dengan baik. Dan untuk para pendukung, hal tersebut merupakan hal yang baik, karena dengan menggelar acara tersebut, kita sendiri dapat menambah relasi, namun yang perlu diutamakan adalah jangan sampai kebebasanmu, mengganggu kebebasan orang lain di tempat itu.

Sumber: Kompas.com