Jumat, 21 Oktober 2016

Karnaval Budaya di Makassar

    Karnaval yang dilaksanakan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu (16/10) yang merupakan rangkaian peringatan hari jadi ke-347 Sulsel dan berlangsung sepanjang siang hingga malam diikuti oleh ribuan peserta yang mengenakan busana dengan beragam desain dan warna yang sebagian bergaya futuristik,meskipun bergaya futuristik, bahan sutra menjadi syarat utama. Peserta sendiri berasal dari seluruh kabupaten di Sulsel, perwakilan lembaga dan instansi, serta perguruan tinggi dan sekolah. Sejumlah rancangan busana tampil memukau dengan mengusung tema kekayaan dan potensi lokal seperti kabupaten Maros yang menampilkan busana dengan tema the Kingdom of Buterfly dikarenakan menurut perancangnya Maros punya banyak hal yang ikonik, salah satunya kupu-kupu dan Kabupaten Bulukumba yang menampilkan rancangan baju adat yang mengangkat kekayaan tenun jhas Suku Kajang.

    Lewat karnaval budaya yang ada di Makassar tersebut, kita diajak untuk lebih bangga terhadap Bangsa Indonesia dimana kebudayaannya sangat beragam, masing-masing daerah memiliki kebudayaannya sendiri, masing-masing kabupaten memiliki budayanya sendiri dan sesuatu yang dapat ditonjolkan, dan mungkin setiap kecamatan dan desa pun mempunyai budayanya sendiri. Kita juga diajak untuk sadar, bahwa budaya di Indonesia itu beragam, dan akan aneh rasanya bila kita sendiri, Warga Negara Indonesia, hanya sekedar tahu atau bahkan tidak tahu mengenai budaya yang beragam tersebut. Dan lewat Karnaval Budaya tersebut kita diajak untuk berusaha bersama-sama untuk meluangkan waktu kita, untuk ikut berproses dalam melestarikan budaya kita, budaya Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar